Aditya Pradita—Instruktur RevoU | Frontend Engineer di Quipper

Yuk kenalan lebih dekat sama Instructor Full Stack Software Engineer, Aditya Pradita. Senior Software Engineer expert yang super humble!

Ervina Desiviola
Ervina Desiviola

Table of Contents

Setelah menjelajah waktu menyusuri seluk beluk Software Engineering di Software Engineering Career Hub,

Yuk kita kenalan sama salah satu instructor Software Engineering, Aditya Pradita! 👋

Sekilas Tentang Aditya Pradita

Selama lebih dari 6 tahun, Aditya Pradita sudah berkecimpung di dunia Software Engineering di berbagai industri. Mulai dari creative digital, retail, technology, entertainment, hingga edutech tempatnya bekerja saat ini.

Sekarang, Aditya adalah Frontend Engineer di Quipper, perusahaan edutech yang memberikan pendidikan secara online dan global. Ia memulai karirnya di Quipper sejak awal 2022.

Sebagai seorang Frontend Engineer, ia bertanggung jawab untuk mendesain dan develop web application supaya bisa memberikan user experience terbaik.

Taukah kamu?

Sejak tahun 2016, Aditya memulai karirnya sebagai Frontend Developer dan menemukan passion-nya di Frontend.

Dimana ia bisa berkolaborasi dengan tim product, design, dan engineering untuk menyusun aplikasi yang user-friendly.

Aditya akan membimbingmu di Software Engineering Program selama kamu belajar di RevoU!

Yuk, ngobrol bareng sama Aditya!


Gimana perjalanannya berkarir di Software Engineering?

Sejujurnya, waktu awal-awal kerja itu saya kurang PD sama skill Software Engineering saya, walaupun tugas akhir saya berkaitan dengan itu.

Ditambah karena latar belakang saya sebenernya Sistem Informatika, jadinya nyari lowongan System Analyst.

Waktu itu dapetlah di Qerja, lokasi di Jakarta. Sedangkan, kampung halaman saya di Bandung.

Terus, karena saya mau balik ke Bandung, sekalian buat kuliah juga, saya akhirnya pindah dari Qerja ke konsultan IT namanya Aegis Labs.

Waktu itu, saya diassign untuk project Makers Institute.

Nah, di Makers ini, sebenernya awalnya saya juga sebagai System Analyst nih.

Awalnya, saya diminta sama atasan sekaligus pembimbing saya, Pak Rianov, buat coba bikin platform e-learning buat bootcamp Software Engineering juga.

Waktu itu, saya juga diminta buat coba tonton course tentang Software Engineering di Treehouse. Basics HTML, CSS, sama JS aja.

Nah, seiring berjalannya waktu, saya diminta untuk coba kerjain beberapa project sampingan Makers buat role Frontend Developer.

Akhirnya di titik itu, saya nemu lagi passion saya di bidang Software Engineer!

Ditambah lagi, Frontend Engineer ini kayaknya pas banget buat saya yang seneng ngamatin user behavior.

Setelah habis kontrak dengan Makers Institute, saya lamar kerja lagi sebagai Web Developer di Rolling Glory (RGB).

Bagi saya, di RGB ini adalah pengalaman saya yang so far paling challenging, tapi menyenangkan dan berharga karena temen-temen saya disini!

Saya dibimbing sama Kak Damas dan Kak Fufu buat upgrade skill sebagai Frontend Engineer, dipercaya untuk ngerjain berbagai macam project yang menarik, dan sebagainya.

Aditya saat bekerja di Rolling Glory tahun 2017

Setelah beberapa lama di RGB, akhirnya karena urusan keluarga yang meminta saya untuk hijrah ke Jakarta (kemudian Tangerang Selatan).

Akhirnya, saya berpisah dengan RGB dan cari kerja sebagai Frontend Engineer di sekitaran ibukota. Sampailah saya di Quipper sekarang.

Acara tahunan bersama team Quipper

Gimana keseharian Frontend Engineer di Quipper?

Day-to day-nya sebenernya mirip-mirip sama perusahaan software pada umumnya.

Ada daily standup meeting, ngerjain task yang di-assign, debugging kalau misalnya ada bug, meeting, diskusi dengan Software Engineer lain atau dengan Product Manager dan UI/UX, dan sebagainya.

Apa tantangan terbesar Software Engineer di Edutech?

Kalau yang spesifik Edutech, di Edutech kan kita bikin apps untuk guru dan murid.

Nah untuk guru, kita harus paham behavior guru pada umumnya kayak gimana, terutama pas bikin soal ujian.

Untuk murid juga sama, mastiin kalau murid juga nyaman mengerjakan soal dengan baik dan buat exam jangan sampai ada celah murid untuk cheating.

Salah satu contohnya, Tryout Online dari Quipper.

Tapi intinya, di semua industri sama.

Kenalin user dengan baik biar kita tahu nih kita develop fitur, perbaikin sistem itu tujuannya untuk apa.

Jangan malu-malu juga buat diskusi sama orang lain yang lebih paham buat ini.

Kemudian, challenge berikutnya karena saya kerja di perusahaan multinasional, ngobrol bahasa Inggris itu tiap hari harus dilakukan.

Strategi saya buat ini sih… belajar Bahasa Inggris. Buat baca dokumentasi pun, ini tetap penting!

Mitos/Miskonsepsi Software Engineer?

Mitos #1

Rata-rata perusahaan itu pakainya yang udah bener-bener stable dan didukung oleh community yang solid.

Lebih baik perkuat aja basic-basicnya dulu, kemudian pelan-pelan belajar framework baru.

Mitos #2

Sebenernya, frontend itu adalah developer untuk client-side.

Buat ngarahin interaksi-interaksi user dan data apa aja yang harus ditampilkan, itu perlu logic!

Mitos #3

Tapi, kalau udah kepepet deadline…. Mungkin sih, hehehe.

3 Hal yang kamu harap bisa dipelajari di awal karir Software Engineer?

#1 Kuatin basic JavaScript

Awal-awal itu langsung terjun ke jQuery.

Jadinya, pas transisi ke JavaScript framework kayak React agak kesusahan.

React dan hampir semua framework itu basic JavaScript-nya harus kuat!

Jadi, awal-awal kesulitan karena gak ngerti apa itu spread operator, gak tahu destructuring itu apa pas nemu notasinya.

Pas udah tahu itu semua, jadinya relatif gampang pelajarinnya, walau tetep agak kesulitan sih, hehehe.

#2 Semantic HTML

Kita sebenernya bisa bikin hampir semua element di web app pake tag <div> aja.

Tapi ternyata, ini gak baik di banyak hal. Salah satunya di Accessibility dan mungkin bakalan ngaruh ke SEO juga.

Dulu, pas awal-awal kerja saya pernah mengabaikan ini. Tapi ternyata, sekarang kebantu banget sama ini.

#3 Komunikasi

Komunikasi di kerja tim itu penting banget!

Jujur, saya ini sebenarnya orangnya introvert banget. Jadi, agak susah kalau mau nyampein sesuatu.

Resources Software Engineer supaya up-to-date?

#1 Roadmap.sh - Frontend, buat ngeliat roadmap frontend per tahunnya.

#2 CSS-Tricks, hampir tiap hari selalu ada artikel seputar CSS dan bahkan frontend in general.

#3 Udemy dan FreeCodeCamp, cari course-course yang relevan kalau misalnya kita mau belajar hal-hal yang baru seputar Software Engineering.

FreeCodeCamp juga kadang nyediain artikel-artikel tentang tips dan trik!

Good Software Engineer vs Great Software Engineer?

Jujur saya gak tahu karena saya juga belum jadi Great Frontend.

Misalnya, decision making untuk pakai solusi tertentu untuk nyelesaiin sebuah fitur di satu sprint.

Apa tips praktis untuk yang tertarik berkarir di Software Engineering?

Langkah paling awal banget sih, cari tahu dulu role Software Engineering itu ada apa aja.

Sebagai gambaran ada Frontend, Backend, Mobile App Dev (Android atau iOS), ada DevOps juga, ada QA juga, dan sebagainya.

Bisa cek juga job title lainnya di Software Engineering Career Hub!

Kalau mau jadi Frontend Engineer...

Jangan FOMO sama framework-framework baru yang ada. Framework bisa dipelajarin secara cepet asal basic (HTML/CSS dan JS) kita kuat.

Setelah dasarnya kuat, baru pilih satu framework (disarankan satu saja dulu), dan pelan-pelan pelajari itu.

Selain itu, banyakin aja portofolio, buat iseng-iseng di Github.

Misal, mau belajar React dengan learning by doing dengan bikin web app sederhana pake API yang terbuka buat umum.

Itu bisa banget push ke Github kalian dan deploy ke Netlify!

Atau web statis juga. Misal, cuma nampilin profil kita di web itu pun boleh banget!


Kamu masih bingung harus belajar mulai dari mana?

Belajar aja di Full Stack Software Engineering RevoU!

Di sini, kamu akan belajar Software Engineering dari nol dan terstruktur.

Diajarin sama para expert seperti Aditya dan instructor lainnya, sampai bisa berkarir jadi Software Engineer dalam 9 bulan!

Cara Kerja RevoU:

Kelas online dan interaktif, setiap Senin-Kamis (19.00-21.00 WIB) dan Sabtu (13.00-15.00 WIB) selama 6 bulan

Belajar dari instruktur terbaik di industri (seperti Akbar)

Pembinaan karir yang dipersonalisasi dengan sesi mentorship 1:1 melalui RevoU Next

Tergabung dalam komunitas untuk networking dan pengembangan karir

Job Guarantee up to 100%. Jika kamu sedang mencari pekerjaan dan tidak mendapatkannya di akhir program, kursus ini GRATIS!

Siap jadi Software Engineer bareng RevoU?

Yuk, daftarkan dirimu di RevoU Full Stack Software Engineering dan cek jadwal course mendatang di sini! 🚀


InstrukturSoftware Engineering

Ervina Desiviola

Ervina is a Content Writer Executive at RevoU. She loves to share some stories through writings. Drowning in thousands of books by developing Fierofea Books (NGO for book donations in Indonesia)!