Arifman Aji: Berpengalaman 9 Tahun Bukan Alasan Untuk Berhenti Belajar

Student TestimonialsUpskill

Arifman Aji: Berpengalaman 9 Tahun Bukan Alasan Untuk Berhenti Belajar

Di tulisan kali ini, kalian akan belajar lebih banyak tentang kisah Arifman Aji, seorang student yang ikut RevoU untuk upskill dan transform karirnya.

Tenang, tulisan ini maksimal butuh sekitar 5 menit buat kalian baca!


Berpengalaman di dunia Sales selama 9 tahun serta achieve di tingkat Regional bahkan Nasional selama 3 kuartal berturut- turut, bukanlah alasan bagi Arifman Aji untuk tidak terus meningkatkan skillnya.

Mengimbangi Perkembangan Teknologi Dengan Belajar Ilmu Baru

Mengawali karir sales di perbankan setelah lulus kuliah di tahun 2012, kemudian pindah ke industri asuransi sampai tahun 2018, menjadikan sales bagian besar dari hidup Aji.

Di akhir tahun 2018 ketika industri teknologi sedang booming-boomingnya, Aji menantang dirinya untuk terjun dan menjadi bagian dari Gojek affiliate (Spots). Inilah yang menumbuhkan kecintaannya terhadap karir Tech Sales.

3rd Regional Best Sales Jawa Area @Spots

Menurutnya, Tech Sales sangat berbeda dengan Sales pada umumnya. Di Tech Sales tidaklah konvensional, lebih dinamis, selalu menuntut Aji untuk berpikir kritis dan kreatif, dan yang pasti dengan komisi yang lebih rewarding.

Walaupun sudah beberapa tahun berkarir, Aji yang sekarang bekerja sebagai Tech Business Development di sebuah startup Big Data dan Artificial Intelligence bernama Widya Analytic, merasa bahwa ilmu dan karirnya belum maksimal.

Work From Home Situation at Widya Analytic

Berkembangnya teknologi secara pesat membuat ia sadar bahwa sudah saatnya ilmu Sales Aji diupgrade.

Mendapat Insight Baru di Lingkungan RevoU

RevoU Business Development Program: Class Room Situation

Selama ini, ilmu Aji ia dapatkan dari pengalamannya terjun langsung di lapangan.

Namun, setelah mengikuti program RevoU Business Development in Tech, mata Aji terbuka lebar bahwa ternyata ada banyak hal di luar sana yang belum pernah ia dapatkan.

Dipertemukan dengan instruktur, team leaders, juga student lain di program tersebut, Aji senang karena berada di lingkungan yang membangun.

Ia bisa sharing ilmu dan belajar banyak dari mereka yang lebih paham tentang dunia Tech Sales, membuat wawasannya bertambah dan lebih terstruktur.

Banyak Hal Baru yang Ia Pelajari

Menangani Sales Objection

Sales adalah bidang yang penuh tantangan, apalagi ketika keputusan bukan berada di tangan seorang Sales Person, melainkan calon klien.

Di RevoU, Aji belajar karakteristik objection yang biasa muncul di Tech Sales dan cara menanganinya.

Apa itu objection di sales? Objection berarti penolakan calon customer terhadap suatu penawaran dari seorang Sales Person. Beberapa karakteristiknya yang Aji pelajari di kelas adalah terkait budget, authority, need, dan timeline.

“Selama aku di lapangan, aku sebenernya udah menemui objection-objection ini. Cuman, semenjak di RevoU, aku jadi bisa langsung notice objection tersebut di lapangan dan caraku untuk nge-handle akhirnya lebih terstruktur.”

Tools-tools Teknologi yang Penting

9 tahun di Sales, Aji sadar bahwa ternyata tools yang dulu ia pelajari sudah tidak relevan lagi.

“Dulu aku taunya cuman cara pakai sistem CRM (Customer Relationship Management) yang ada di kantor, sama tracking pakai Google Sheet aja. Aku baru tau ternyata ada banyak lagi Tools di Sales yang bisa mempercepat & efisiensi pekerjaan.”

Contoh-contoh tools yang Aji pelajari adalah CRM dari Salesforce, LinkedIn Sales Navigator, serta tools untuk manajemen waktu dan penunjang produktivitas.

“Kalau belajar gini, nanti waktu kita dihadapkan ke masa depan, terutama di Business Development dunia teknologi, ini jadi bekal biar nggak nggumunan (mudah kagum & heran)”

Pembuatan Sales Playbook

Selain itu, Aji mendapatkan ilmu penting tentang pembuatan Playbook, sebuah buku panduan tentang best practices untuk setiap situasi penjualan di lapangan.

Ilmu ini tidak hanya berguna untuk meningkatkan performa Aji secara personal, namun juga ia bagikan ke teman-teman kantornya untuk sama-sama berkontribusi mengembangkan tempat kerjanya yang masih dalam fase startup.

“Dulu bikin Playbook awalnya berantakan sekali, tapi sekarang udah sangat jauh tertata. Udah tau poin-poin mana yang paling penting. Contohnya: discovery question, objection, dan lain-lain.”

Terus Belajar dan Kembangkan Diri Untuk Berkompetensi Di Masa Depan

Ketika lulus RevoU nanti, Aji berharap skill-skill barunya akan mentransformasi karir nya.

Aji juga mengingatkan teman-teman yang sedang mempertimbangkan untuk upskill, bahwa “Jangan menunda untuk belajar. Teknologi akan berkembang secara cepat dan terus menerus, jadi jangan sampai diri kita tertinggal.”

“Selalu refleksikan diri dan bertanya: Apakah diri kamu sudah improve? Atau masih berada di tempat yang sama?”

Kenapa akhirnya RevoU?

Berawal dari rekomendasi teman-temannya yang juga alumni RevoU, tekad Aji untuk ikut RevoU semakin bulat karena adanya sistem pembayaran berupa cicilan yang ramah untuknya.

Selain itu, yang paling penting buat Aji adalah Job Guarantee up to 100%, yang artinya akan ada pengembalian uang sampai dengan 100% apabila setelah lulus Aji tidak mendapatkan pekerjaan.

“Buat aku, selain kurikulum yang menarik selama 12 minggu, seperti adanya real-life project untuk handling real client, cicilan yang ramah dan garansi pekerjaan bikin keputusanku makin bulat untuk jadi murid RevoU.”

Jika kamu tertarik untuk merasakan pengalaman yang dirasakan Aji di Program RevoU Business Development in Tech, kamu bisa langsung apply di https://apply.revou.co/bd/

Transformasikan karirmu bersama RevoU sekarang!

Amira Hayat

Amira Hayat

Demir enjoys analytics & creativity. Graduated from Business School, she believes that content is a powerful way to (not only) educate & engage people but also get traffic & leads!