A Day in the Life of "SEO Specialist"

Kamu tertarik ingin menjadi SEO Specialist, tapi belum ada gambaran:

  • Keseharian-nya ngapain sih?
  • Suka-duka nya apa?
  • Ekspektasi vs realita gimana?

Di artikel ini, kamu akan menemukan jawabannya dari 3 SEO Specialist yang bekerja di 3 perusahaan yang berbeda.


#1 Halo! Boleh perkenalkan diri kamu, tempat kerja, dan role kamu?

Safira :

Halo nama aku Safira. Sekarang ini aku kerja sebagai Senior SEO Specialist di Traveloka, perusahaan yg bergerak di bidang Lifestyle Super-App dengan jangkauan Southeast Asia & Australia.

Disini aku mewakili perusahaan yg cukup besar dengan total karyawan 2000+. Untuk SEO sendiri aku pegang beberapa negara salah satunya Indonesia dan bekerja sama dengan SEO dari berbagai negara lainnya.

FYI, aku sudah 5 tahun berkarir di dunia SEO loh!

Yogy :

Halo, Perkenalkan saya Yogy Wardhana. Saat ini bekerja di PT. Awan Integrasi Sandidata a.k.a ViBiCloud sebagai SEO Specialist.

Sebelum di ViBiCloud memang sudah pernah juga bekerja di bidang SEO sekitar 3-4 tahun

Intan :

Hai, aku biasa dipanggil Intan atau Insal juga boleh. Fun fact, aku lulusan arsitektur dan baru aja switch career ke digital marketing. Sekarang kerja di Maxsol.id sebagai SEO & SEM Specialist.

#2 Apa hal yang membuat kamu tertarik berkarir di bidang SEO ?

Safira :

Pertama kali aku terjun ke dunia SEO itu awalnya hanya karena aku suka banget menulis.

Dulu waktu SMP aku punya cita-cita untuk menjadi penulis novel. Kesampaian dari awal magang sebagai SEO aku kerjaannya hanya menulis tetapi dari tulisan itu aku bisa menghasilkan uang dan membuat konsumen tertarik untuk membeli.

Kemudian setelah 6 bulan berkarir sebagai SEO aku berusaha belajar hal yang lebih deep lagi seperti bagaimana cara google bekerja, basic SEO technical dan metrics-metrics yang digunakan untuk mengukur SEO itu berhasil atau tidak.

Kebetulan aku memang ada ketertarikan di dunia tech dan menurut aku SEO itu sangat menarik dan broad. Dengan menjadi SEO, aku bisa sekaligus belajar menjadi Product Manager dan sedikit2 belajar tentang tech things.

Yogy :

Bagi saya SEO merupakan pekerjaan yang dinamis dan ga ngebosenin, karena ruang lingkup pekerjaannya terkait dengan analytical thinking, technical, dan creative.

Kalau lagi bosen research kita bisa ngerjain hal technical seperti benerin error pada website dan bisa berkolaborasi dengan divisi lain seperti programer atau web developer.

Kalau lagi bosen sama technical bisa kerjain yang creative seperti pembuatan content artikel atau landing page yang terkait dengan UI/IX Design dan bisa sharing-sharing juga dengan divisi UI/UX, seruu banget.

Intan :

Sebenernya semua berawal dari aku sering nulis di blog sejak 2009! (check out https://insalamina.com/).

Awalnya aku cuma curhat kehidupanku yg lucu, lalu pas beranjak gede aku mulai ingin untuk bermanfaat untuk orang banyak. Jadi blogku dipakai untuk sarana sharing tips seputar travelling dan lifestyle.

Nah dalam upaya menjangkau lebih banyak orang, aku baru sadar apa yang aku lakuin ini ada ilmunya, namanya SEO. Nah dari situlah ketertarikanku muncul.

Ternyata ga cuma aku yang ingin menjangkau banyak orang, banyak perusahaan yang juga ingin ditemukan oleh lebih banyak orang. Sehingga karir sebagai SEO juga banyak dibutuhkan. Itulah kenapa aku memutuskan untuk berkarir juga di bidang ini.

#3 Kalau sekarang, day-to-day kamu typically seperti apa?

Safira :

Yogy :

Intan :

#4 Apa biggest reward (suka) & biggest challenge (duka) sebagai SEO Specialist ?

Safira :

(+) Selama 5 tahun berkarir di dunia SEO, banyak sekali hal hal menarik yang pernah aku alami.

SEO itu sangat broad dan deep. Jadi dia itu kalau bisa diasumsikan seperti buah, kita mulai kupas kulit luarnya dan untuk sampai ke bijinya itu ada beberapa step yang harus kita lalui dan kita pelajari.

Awalnya kita pasti puas dan bangga ketika kita berhasil membuat sebuah page dengan keyword yang kita targetkan berhasil ada di rank 1, tetapi tidak hanya sampai disitu– bagaimana caranya dia tidak hanya rank 1, tetapi juga terus bertahan dan menghasilkan organic traffic yang tinggi.

Ketika kita sudah berhasil melakukannya itulah rasanya ada achievement yang telah kita hasilkan.

(-) Ups and Downs itu selalu ada di dunia kerja. Aku juga lumayan sering mengalami hal-hal yang bikin down.

Kayak semua plan yang sudah direncanakan dari awal dengan kalkulasi akan impact traffic sekian-sekian ternyata tidak menjadi kenyataan.

Ternyata tidak bisa achieve target, atau plan yang harus ditunda dulu karena kita kerja dengan tim lain (product & engineer) punya target yang berbeda.

Ketika harus dihadapkan dengan traffic turun memang karena trend, itu sudah menjadi challenge untuk anak SEO bagaimana tetap keep up with the trend.

Lalu last but not least, time management itu selalu menjadi masalah aku dari awal kerja. Bagaimana bisa membagi-bagi pekerjaan supaya tidak menumpuk dan tetap sesuai deadline hehehe.

Yogy :

(+) Reward yang paling bisa dirasakan adalah ketika halaman website yang kita optimisasi at least sudah berada di page 1 google, ada kebanggaan tersendiri untuk saya sebagai seorang SEO specialist.

Apalagi kalau bisa memberikan banyak conversion dan revenue terhadap perusahaan.

Alhamdulillah perusahaan juga mengapresiasi kinerja kita seperti memberikan reward untuk jalan-jalan atau makan-makan.

(-) Namun ada juga duka yang dirasakan seperti ada saja pages yang susah mendapatkan ranking, dan yang paling besar saya pernah rasakan adalah case dimana website pernah di hack yang menyebabkan optimasi SEO jadi berantakan.

Tapi dari kejadian itu saya dan tim jadi tahu bagaimana solving dan memberikan security terharap website untuk tetap maksimal menjalankan strategi SEO

Intan :

(+) Biggest reward itu saat tau strategi yang kita susun berjalan sesuai ekspektasi dan bisa bantu bisnis klien mencapai objectivenya.

(-) Nah kalau biggest challengenya saat nemu case yang baru lalu bingung untuk ngejelasinnya yang biasanya kepentok sama technical

#5 Terakhir, apa ekspektasi vs realita waktu terjun jadi SEO Specialist ?

Safira :

Sebelum jadi Sr. SEO Specialist di Traveloka, banyak banget challenge yang harus aku lalui. Tiba-tiba OKR jadi lebih tinggi, beban kerjaan juga jadi semakin besar but in the end, it’s worth it.

Yogy :

Sebelum menjadi seorang SEO Specialist seperti sekarang awalnya saya tidak menyangka dengan jobdesk SEO yang dinamis dan lumayan kompleks.

Namun ketika kita sudah dapat alur bekerja kita seperti apa dan me-manage-nya dengan baik, jobdesk SEO justru tidak bikin gampang bosen, dan seru disetiap casenya.

Hal yang SANGAT tidak disangka lagi adalah setelah belajar di RevoU mengenai Digital Marketing khususnya SEO lebih dalam, saya jadi lebih paham melakukan proses SEO step by stepnya lebih terstruktur dan pengalaman yang luar biasanya adalah dapat memberikan sharing mengenai pengalaman dan ilmu yg sudah saya pelajari di SEO dengan menjadi Pengajar dan Narasumber terkait SEO, Many Thanks to RevoU.

Satu hal lagi yang membuka pikiran terhadap mindset SEO kedepannya adalah, SEO itu bukan hanya sekedar Mendapatkan Ranking No.1 tapi juga tetap memikirkan bagaimana SEO bisa No.1 mendapatkan Revenue.

Intan :

Dulu, nggak pernah nyangka SEO bisa berimpact banget untuk sebuah bisnis untuk reduce marketing cost.

Sama satu lagi, ternyata SEO itu bukan tentang panjang-panjangan bikin konten, sisipin keyword sebanyak-banyaknya dan banyak-banyakan backlink.


‌Tertarik berkarir seperti Safira, Yogy& Intan dan ingin belajar SEO?

Kamu bisa mulai dengan membaca Panduan Karir SEO kami tentang "Cara Menjadi SEO Speciliast" untuk dapatkan berbagai informasi dan tips berkarir di SEO.

Kamu juga bisa mendaftarkan dirimu ke Full-Stack Digital Marketing Program.

Cara kerja RevoU:

✓ Kelas online live dan interaktif selama 7 minggu (19.00–21.00 WIB)

✓ Belajar dari instruktur terbaik dari perusahaan ternama (lihat di sini)

Career coaching dengan sesi mentorship 1:1

Jika kamu mencari pekerjaan dan tidak mendapatkannya saat program selesai, bisa refund up to 100%