Kosakata Sales & Business Development

Yuk, tambah pengetahuan kamu tentang Sales & Business Development dengan kosakata ini!

Amira Hayat
Amira Hayat

Yuk, tambah pengetahuan kamu tentang Sales & Business Development dengan kosakata ini!

A

Account Development Representative –  Seorang spesialis sales yang bertugas untuk menarik, mengkualifikasi, dan mendapatkan leads baru.

Account Executive/AE/Closer – Seorang anggota team sales yang bertugas untuk close deal, menjadikan leads menjadi seorang customer.

Account Manager/AM/Farmer – Seseorang di team sales yang berfokus untuk mengelola dan meng-upsell klien atau akun yang ada.

Average Revenue Per Account (ARPA) – Ukuran profitabilitas yang menilai pendapatan perusahaan per akun pelanggan.

Annual Recurring Revenue (ARR) – Metrik bisnis SaaS yang menunjukkan berapa jumlah pendapatan berulang yang masuk dari langganan atau kontrak tahunan.

B

Business to Business (B2B) – Situasi di mana satu bisnis melakukan transaksi komersial dengan bisnis yang lain.

Business to Consumer (B2C) – Situasi di mana satu bisnis melakukan transaksi komersial langsung dengan customer atau end-user.

Bottom of The Funnel (BOFU) – Tahap terakhir dalam perjalanan pembeli (buyer's journey) ketika seorang leads akhirnya membuat keputusan pembelian.

Business Development Manager (BDM) – Atau Sales Manager. Orang yang bertanggung jawab atas tim sales dan departemen sales, yang bertanggung jawab untuk menerapkan strategi dan memastikan bahwa tujuan tercapai.

Business Development Representative – Atau disebut juga Sales Development Representative (SDR), adalah seseorang yang bertugas untuk menemukan prospek baru, membangun hubungan, serta memperbarui pipeline penjualan dengan leads baru.

Buying Signal – Isyarat verbal atau visual yang menunjukkan bahwa seorang prospek siap melakukan pembelian.

C

C-Level / C-Suite – Eksekutif level tertinggi; C adalah singkatan dari Chief – seperti Chief executive officer (CEO).

Champion (or Sales Champion) – Klien yang sangat puas dengan produk dan layanan kamu, sehingga mereka siap merekomendasikan kamu ke orang lain.

Channel Partner – Orang atau perusahaan yang menawarkan jasa atau produk atas nama perusahaan lain.

Channel Sales – Disini kamu akan melibatkan partner bisnis atau pihak ketiga. Berfokus pada channel sales yang berbeda, seperti tim reseller, pengecer, referral, dealer, dll.

Churn – Persentase klien yang keluar atau berhenti menggunakan layanan atau produkmu dalam jangka waktu tertentu.

Clients – Customer yang membayar untuk produk/ layanan kamu, dan orang-orang yang harus ditangani oleh seorang Account Manager.

Closers – Atau Account Executives, mereka fokus pada closing transaksi dan mereka hanya memprospek sejumlah kecil akun yang dianggap bonafit.

Closed Lost Situasi dimana sebuah deal dinyatakan kalah (tidak terjadi pembelian)

Closed Won Situasi dimana sebuah deal dinyatakan menang (terjadi pembelian)

Cold Call – Salah satu cara untuk engage dengan prospek (yang belum pernah dikontak sebelumnya) melalui telepon.

Cold Email – Salah satu cara untuk engage dengan prospek melalui email; dengan cara mengirim proposal sales kepada seseorang yang baru (belum ada hubungan apa-apa sebelumnya).

Customer Acquisition Cost (CAC) – Biaya untuk mendapatkan klien baru yang membayar.

Customer Lifetime Value (CLV) – Juga dikenal sebagai Lifetime Value (LTV). Total pendapatan yang didapatkan dari satu klien sebelum mereka melakukan berhenti menggunakan produk atau layananmu.

Customer Relationship Management/CRM – Software atau layanan berbasis Internet yang membantu pemilik bisnis dan tim sales untuk mengelola jalur penjualan mereka; melacak prospek dan aktivitas terkait sepanjang siklus penjualan.

Customer Success – Strategi dan pola pikir proaktif yang membantu mengurangi churn rate (tingkat customer berhenti memakai produk/ service), meningkatkan kepuasan pelanggan dengan layanan/produk, dan memprediksi recurring revenue (pendapatan berulang).

D

Decision Maker Pembuat keputusan dalam sebuah transaksi pembelian.

Demand Generation – Proses pemasaran dengan tujuan membangun awareness tentang produk atau layanan perusahaan.

Discovery Call – Panggilan yang bermaksud menggali lebih banyak informasi sebelum melakukan promosi penjualan.

Drip Campaign – Kampanye email otomatis yang biasanya terdiri dari beberapa email, yang dikirim dalam jangka waktu tertentu.

F

Fortune 500 – Daftar 500 perusahaan terbesar di Amerika Serikat berdasarkan pendapatan.

I

ICP – Profil klien yang ideal untuk bisnis kamu.

In-Funnel Ping – E-mail personal yang kamu kirim ke leads untuk menjalin dan menjaga hubungan bisnis agar tetap hangat.

Inbound – Minat yang masuk dari calon customer terhadap bisnis kamu (seperti submit formulir, dll).

Inbound Sales – Penjualan yang terjadi dari pelanggan yang secara langsung menghampiri dan engage dengan sebuah brand atau perusahaan.

L

Lead – Prospek yang merespon secara positif. Prospek ini telah mengambil tindakan positif tertentu (misalnya membalas email atau mendaftar untuk webinar).

Lead Generation – Semua aktivitas yang memiliki tujuan untuk membangkitkan minat terhadap produk atau service melalui berbagai metode – content marketing, PPC, referrals, outbound marketing, dan partnership.

Lead Nurturing – Melibatkan dan membangun hubungan jangka panjang dengan prospek yang ada.

Lead Qualification – Proses identifikasi dan penentuan apakah calon klien sesuai dengan ICP (Ideal Customer Profile) perusahaan.

Lead Scoring – Menetapkan nilai untuk setiap prospek berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya, untuk menentukan peringkat prospek dalam hal prioritas.

M

Market Response Rep/MRR – Inbound Sales Representative yang bertanggung jawab hanya untuk prospek yang memenuhi syarat yang masuk.

Marketing Qualified Lead (MQL) – Prospek yang kemungkinan besar akan menjadi klien, berdasarkan halaman apa yang dikunjungi prospek, tindakan apa yang mereka ambil di situs web perusahaan, dan keterlibatan online lainnya.

Messaging – Mengkomunikasikan value proposition perusahaan dan brand kamu, serta manfaat apa yang kamu tawarkan kepada target audience.

Metrics – Ukuran penilaian kuantitatif yang biasa digunakan untuk menilai, membandingkan, dan melacak suatu performance. Contohnya: untuk menentukan profitabilitas bisnis, menilai kinerja individu, dan bisa untuk membantu memprediksi pendapatan dan menciptakan strategi yang actionable.

Mid of The Funnel (MOFU) – Di stage ini, prospek sudah tau tentang brand kamu dan apa yang kamu tawarkan. Mereka juga sudah cukup tertarik dengan bisnismu.

Monthly Recurring Revenue (MRR) – Jumlah pendapatan reguler dan dapat diprediksi yang diharapkan diterima perusahaan setiap bulannya.

N

Negotiation – Diskusi antara dua pihak atau lebih dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan bersama.

Net Promoter Score (NPS) – Peringkat dari 1-10 kepuasan pelanggan terhadap perusahaan dan produk / layanannya.

Nets – Jenis prospek ketiga, yang datang melalui taktik pemasaran yang berbeda – pemasaran email, konferensi, periklanan, dan PPC.

Non-Disclosure Agreement (NDA) – Sebuah kontrak dimana para pihak setuju untuk tidak mengungkapkan informasi apa pun yang ada di dalam perjanjian.

O

Onboarding – Serangkaian tindakan atau proses memperkenalkan klien baru dengan layanan atau produk. Membuatkan akun dan memperkenalkan klien dengan PIC (Point of Contact) atau Contact Person mereka di perusahaan.

Opportunities or Opptys – Prospek berkualitas yang cocok untuk solusi yang kamu tawarkan.

Outbound Sales – Cold call, cold email, dan social selling (teknik penjualan melalui media sosial) dengan tujuan memulai kontak dengan calon klien dan akhirnya mendapatkan deal.

P

Point of Contact (PIC) – Seseorang atau departemen dalam perusahaan yang dapat dihubungi klien dengan pertanyaan atau permintaan khusus.

Proof of Concept (POC) – Sebuah trial dimana fokusnya adalah untuk menentukan apakah sebuah ide bisa menjadi nyata.

Prospects – Daftar nama dan informasi kontak dalam beberapa jenis list, database atau CRM.

Q

Quota – Target penjualan yang telah ditetapkan.

R

Referral – Metode untuk menghasilkan prospek penjualan baru, di mana seseorang atau pihak ketiga merujuk perusahaan ke klien baru yang berpotensial.

Return on Investment (ROI) – Adalah metrik, persentase, yang menunjukkan persentase efisiensi dari investasi awal. Ini adalah rasio antara laba bersih dan biaya investasi.

Revenue – Pendapatan yang dihasilkan satu bisnis dalam periode waktu tertentu (setahun, seperempat).

S

SDR – Atau disebut juga Business Development Representative (BDR), adalah seseorang yang bertugas untuk menemukan prospek baru, membangun hubungan, serta memperbarui pipeline penjualan dengan leads baru.

SaaS – Akronim dari Software as a Service.

Sales Acceleration – Mempercepat proses sales menggunakan berbagai tools dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Sales Automation – Proses otomatisasi alur kerja penjualan dengan menggunakan perangkat lunak atau alat online. Ini dapat membantu menyederhanakan, mempercepat, dan merampingkan proses penjualan.

Sales Cadence – Rangkaian aktivitas penjualan yang sudah ditetapkan dan frekuensi dari interaksi tim penjualan dengan prospek.

Sales Coaching – Membantu sales professionals mengembangkan keterampilan baru, meningkatkan kinerja dan efisiensi mereka.

Sales Cycle – Urutan dan tahapan yang dapat diprediksi yang dilalui perusahaan saat mereka menjual produk atau layanan mereka.

Sales Demo – Event yang berfungsi untuk memamerkan produk atau layanan yang dijual perusahaan.

Sales Development Representative – Atau SDR; adalah seorang sales yang berfokus pada pencarian calon pelanggan dan menemukan peluang penjualan baru.

Sales Director – Eksekutif tingkat senior yang mengawasi operasional tim sales dengan membuat strategi, menyetujui anggaran departemen, mengawasi manajer regional dan memastikan bahwa tren pertumbuhan penjualan perusahaan naik.

Sales Enablement – Menyediakan sales person dengan alat, teknologi, pelatihan, dan sumber daya lain yang diperlukan agar mereka memiliki kinerja yang lebih baik dalam keterlibatan pelanggan.

Sales Funnel – Representasi visual dari proses penjualan dengan tahapan yang sudah ditentukan, yang dilalui setiap klien saat mereka dibiarkan menuju keputusan akhir – membeli produk atau layanan.

Sales Kickoff – Acara tahunan yang sering diadakan oleh perusahaan untuk membicarakan pencapaian, pendapatan, serta tujuan dan strategi untuk tahun depan.

Sales Lead – Pelanggan potensial perusahaan; mereka mungkin telah menyatakan minat mereka pada perusahaan atau membagikan informasi kontak mereka.

Sales Manager – Orang yang bertanggung jawab atas tim sales dan departemen sales, yang bertanggung jawab untuk menerapkan strategi dan memastikan bahwa tujuan tercapai.

Sales Operations – Serangkaian kegiatan yang dijalankan oleh satu tim sales sehingga proses penjualan berjalan lancar, efisien dan sejalan dengan strategi bisnis perusahaan secara keseluruhan.

Sales Partnerships – Hubungan yang terjalin antara individu dan organisasi untuk meningkatkan kinerja penjualan dengan mempertimbangkan tujuan bersama.

Sales Pipeline – Representasi visual dari suatu proses penjualan dan tahapan yang dijalani setiap prospek.

Sales Playbook Panduan untuk mendokumentasikan best practice di sales dan mengkomunikasikannya kepada sales person.

Sales Process – Serangkaian aktivitas yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan penjualan – taktik, metodologi, dan teknologi yang dapat membantu.

Sales Productivity – Metrik yang menunjukkan seberapa baik sales person atau departemen dalam close deal dan menghasilkan pendapatan bagi perusahaan.

Sales Prospect – Klien potensial yang memenuhi syarat yang sesuai dengan ICP perusahaan dan kemungkinan besar akan menjadi klien perusahaan.

Sales Prospecting – Proses menemukan dan mengidentifikasi calon klien baru menggunakan metode outbound – cold email, social selling, iklan, dll.

Sales Qualified Lead (SQL)- Klien potensial yang telah memenuhi semua kriteria yang diperlukan, dan diteruskan ke Account Executive untuk close deal.

Scraping – Ekstraksi data dalam jumlah besar dari situs web.

Segmentation – Proses membagi pasar atau daftar kontak menjadi segmen-segmen yang lebih kecil berdasarkan kriteria yang berbeda – lokasi, ukuran perusahaan, pendapatan, dll.

Service Level Agreement (SLA) Komitmen antara penyedia layanan dan klien. Aspek-aspek tertentu dari layanan – kualitas (quality), ketersediaan (availability), tanggung jawab (responsibilities)– disepakati antara penyedia layanan dan pengguna layanan.

Social Selling – Taktik penjualan yang melibatkan penggunaan media sosial sebagai channel penjualan. SDR terlibat dan menciptakan hubungan dengan prospek dengan menyelidiki kebutuhan mereka dan memberikan insight yang relevan dan berharga.

Spears – Jenis prospek kedua menurut ”Predictive Revenue” adalah spears, prospek yang diperoleh melalui upaya penjualan outbound yang ditargetkan.

T

Top of the Funnel – Istilah yang mengacu pada bagian atas funnel penjualan atau pemasaran, di mana semua prospek melalui proses kualifikasi, baik dari upaya inbound maupun outbound.

U

Unicorn – Sebuah perusahaan startup senilai lebih dari $1 miliar.

Unique Selling Point/Proposition – Fitur unik dari bisnis yang membedakannya dari kompetitor.

V

Vertical  – Segmen pasar tertentu di mana bisnis hanya menargetkan industri, sektor, atau niche tertentu.

W

White Label – Produk atau layanan yang dibuat oleh satu bisnis, dan bisnis lain me-rebrand dan menjualnya sebagai milik mereka. Skenario ini adalah untuk keuntungan bersama.


Jika kamu tertarik untuk belajar Business Development in Tech, langsung saja daftar di program Business Development in Tech di RevoU!

InsightsKosakata

Amira Hayat

Demir enjoys analytics & creativity. Graduated from Business School, she believes that content is a powerful way to (not only) educate & engage people but also get traffic & leads!