A day in the life of a Digital Marketing Specialist

Career HubA Day in Life (DM)

A day in the life of a Digital Marketing Specialist

Digital Marketing Specialist adalah posisi pekerjaan yang sedang in-demand di berbagai perusahaan; baik di korporasi besar, startup rintisan, maupun agensi marketing.

Kali ini, kita akan mendengar langsung cerita dari 3 alumni RevoU yang mewakili masing-masing tipe perusahaan tersebut.

Apakah dengan job title yang sama, maka pekerjaan dan tanggung jawab mereka pasti juga sama?


#1 Halo, boleh perkenalkan nama dan pekerjaannya?

Lida:

Halo, nama aku Lida. Sekarang aku kerja sebagai Digital Marketing Specialist di Kitabisa.com, platform penggalangan dana dan donasi online yang cukup terkenal di Indonesia.

Mungkin aku di sini mewakili perusahaan yang besar ya, karena jumlah karyawan di kantorku sekitar 500+, untuk tim marketing sendiri ada sekitar 60+ orang.

Riza:

Halo, aku Riza dan sekarang kerja sebagai Digital Marketing Specialist di Enablr.id, sebuah startup baru dalam bidang e-commerce enabler.

Ketika aku bilang baru, ini sungguhan baru. Di kantor saat ini ada 7 orang karyawan.

Valen:

Halo, aku Valen. Sekarang kerja di Marketz.id sebagai Digital Marketing Specialist. Ya, anak agensi. Kita total ada 20 orang; untuk yang posisiku ada 3 orang, ditambah 2 anak konten dan 3 anak desain jadilah satu tim digital marketing.

#2 Semuanya Digital Marketing Specialist berarti ya? Boleh jelasin kira-kira job description dan tanggung jawabnya berkisar apa?

Lida:

Jadi kalau aku sebenernya fokus jadi Facebook Ads Specialist, jadi handle strategi Facebook Ads khususnya buat NGO yang kerja sama dengan Kitabisa.

Kita itu satu tim facebook di kantor ada sekitar 20an orang, banyak gitu karena yang jumlah NGO yang kerja sama dengan juga banyak.

Kesehariannya banyak kordinasi dengan tim konten dan visual supaya bisa bikin kreatif yang relevan sama target audiencenya.

Riza:

Jadi perusahaanku ada dua brand utama, Enablr.id dan Sinergishop, yaitu toko online untuk UMKM.

Untuk tanggung jawabnya di sini aku pegang Facebook Ads, keyword research untuk SEM dan SEO, strategi Social Media sampai khususnya E-commerce Ads seperti Tokopedia Ads, Shopee Ads untuk Sinergishop .

Karena di sini masih baru, saat ini Digital Marketing Specialistnya hanya saya saja dan banyak kordinasi dengan satu orang konten. Jadi bisa dikatakan saya yang bertanggung jawab membawakan perahu perusahaan ini berlayar di dunia digital.

Valen:

Kalau di agensi, tanggung jawabnya itu handle budget marketing yang dipercayakan klien, supaya bisa tambahin leads yang berkualitas dan meningkatkan ROAS.

Caranya? Pertama, aku susun strategi marketing untuk mereka termasuk memilih paid channel yang tepat dan strategi optimisasi supaya bisa dapat hasil yang maksimal. Aku juga membuat perencanaan konten yang paling sesuai dengan produk mereka. Kurang lebih begitu job descriptionnya.

#3 Kalau keseharian, jadwalnya biasa gimana?

Lida:

Sekarang Kitabisa.com masih Work From Home (WFH), jadi kurang lebih jadwalku:

Riza :

Kalau saya sudah masuk kantor, jadi kurang lebih jadwalnya seperti ini:

Valen :

Sama, aku juga sudah masuk kantor. Ini jadwal lengkap kehidupan anak agensi versi aku:

#4 Nah, apa nih hal favorit dari pekerjaan sebagai Digital Marketing Specialist?

Lida :

Yang paling menarik itu ya.. Menemukan cara dan strategi baru buat optimasi kampanye itu.

Seru aja, ditambah kantorku selalu kasih kebebasan untuk bereksperimen. Dari hasil eksperimen itu bisa ketemu fakta-fakta menarik dari behavior audiens ini.

Riza:

Selalu ada hal baru menarik untuk dipelajari dan banyak hal yang bisa didiskusikan bersama karena di dunia digital marketing ini tidak ada yang saklek (aturan yang baku).

Valen :

Aku suka banget pekerjaan set-up ads dan analisa supaya makin optimal.

#5 Kalau yang paling menantang?

Lida :

Terkadang susahnya itu kalau lagi berusaha menaikkan performance kampanye sosial yang kurang populer, tapi tetap harus bisa mencapai revenue yang sudah ditentukan di KPI.

Jadi misalnya harus achieve 100 juta tapi biaya yang dikeluarkan untuk iklannya tidak boleh dari xx%. Harus bisa cari balance, itu tuh kunci segalanya.

Riza :

Time management dan mudah ke-distract.

Misalkan lagi ngerjain ads terus tiba-tiba diajak diskusi mendadak yang cukup urgent, biasanya mengenai proses bisnis yang akan di deliver atau aset digital yang akan di posting di media sosial. Pas balik lagi ke tempat duduk, harus bisa fokus ke kerjaan yang sebelumnya dikerjain tadi.

Terus karena saya pegang beberapa channel, jadi setiap hari berbeda-beda. Misalkan hari Senin biasanya fokus bikin content calendar untuk seminggu, hari Kamis optimisasi Tokopedia Ads, hari Jumat fokus Shopee Ads. Rata-rata semua di evaluasi per 7 hari, di hari yang berbeda-beda.

Valen :

Client management. Karena kalau di agensi kan sering berhubungan sama klien, tapi aku tuh orangnya introvert, jadi harus belajar atur energi dan cara komunikasi yang baik dengan klien. #howtotalktohuman

#6 Kalau yang paling tidak disangka-sangka sebelum jadi Digital Marketing Specialist?

Lida :

Ternyata kita tuh tidak bisa expect perfomance kampanye akan stabil setiap harinya. Jadi kadang suka bikin senam jantung gitu. Apa pun kondisinya kita harus tetap bisa maintain sesuai OKR supaya tidak boncos/rugi.

Riza :

Kalau di perusahaan baru, banyak sekali tanggung jawab dan aspek yang harus ditangani. Ditambah harus mau belajar hal yang baru, misalkan sekarang saya jadi harus belajar tentang E-commerce Ads.

Tapi semakin berjalannya waktu, kita juga bisa mengusulkan tambahan anggota tim supaya bisa ada delegasi tugas sesuai dengan keahlian.

Valen :

Yang paling gak disangka itu kalau sudah set-up kampanye tapi keesokan harinya kampanyenya gak spending... (maksudnya kampanye paid tidak menghabiskan uang yang artinya belum jalan)

#7 Menurutmu, apa 5 skill yang harus dimiliki buat posisi ini?

Lida :

Analytical thinking, strategic thinking, terus belajar, berani eksperimen, dan kreatif.

Riza :

Analytical thinking, strategic thinking, creative, communication, and attention to detail.

Valen :

Kreativitas, analisa, komunikasi, perencanaan strategis dan attention to detail.

#8 Ada tips atau kunci keberhasilan yang mau dibagikan?

Lida :

Setiap keputusan yang diambil dalam melakukan sebuah strategi harus berdasarkan data. DATA IS EVERYTHING.

Riza :

Harus berani eksekusi dan tidak cukup hanya berteori saja karena hari kemarin belum tentu sama dengan hari esok maupun hari ini. Tapi, setiap langkah yang kita akan lakukan di dunia digital marketing harus melakukan analisis terlebih dahulu.

Valen :

Jangan pernah berhenti belajar. Ingat, dunia digital itu selalu berubah dan kita harus selalu bisa ngejar. Kalau gak, kita pasti kalah.

#8 Terakhir, seorang Digital Marketing Specialist itu sukses kalau seperti apa?

Lida :

Kalau menurutku, harus bisa beradaptasi dengan perubahan algoritma.

Karena digital marketing itu selalu berubah dan berkembang, jadi apa yang berhasil sekarang belum tentu berhasil di masa depan. Tergantung algoritma juga.

Dan juga jangan berhenti hanya di satu jenis ilmu/platform saja. Berani untuk eksplorasi platform yang lain.

Riza :

Sukses seorang digital marketing yaitu jadikan setiap pengalaman didapatkan sebagai improvement atau self growth yang mampu memberikan feedback yang baik kepada perusahaan maupun diri sendiri.

Valen :

Buat aku, suksesnya seorang DM specialist adalah ketika klien happy dengan hasilnya! (klien bisa siapa saja ya, yang bekerja sama kamu)


Tertarik berkarir seperti Lida, Riza & Valen dan ingin belajar Digital Marketing?

Daftarkan dirimu ke RevoU Full-stack Digital Marketing,

Cara kerja RevoU:

✓ Kelas online live dan interaktif selama 15 minggu (19.00–21.00 WIB)

✓ Belajar dari instruktur terbaik dari perusahaan ternama (lihat di sini)

✓ Mengerjakan proyek riil dibimbing oleh mentor

Jika kamu sedang mencari kerja dan tidak mendapatkannya di akhir program, ada refund up to 100%

Ivy Vilory

Ivy Vilory

Vilory is Content Marketing Executive at RevoU. She graduated as Bachelor of Tourism, writes on Medium 'Life with Vilory' and talks on podcast 'PODCAR'. Connect with her on LinkedIn: Vilory Ivy!