Cerita Pien: Alumni Non-Job Guarantee Jadi Data Analyst di Siloam Hospitals

Perjalanan Pien, Alumni Non-Job Guarantee yang switch career jadi Data Analyst di Siloam Hospitals!

Ervina Desiviola
Ervina Desiviola

Table of Contents

Kamu udah lulus assessment RevoU, tapi ternyata gak dapet Job Guarantee (JG)?

Sempat ragu..

Kira-kira tetep bisa dapet kerja gak ya?

Kira-kira career support-nya bakalan beda gak ya sama yang dapet JG?

Tenang aja!

Kamu bakalan tetep dapet career support yang oke dan dapet kerja, kok!

Michael Pien William, alumni RevoU Non-Job Guarantee (NJG) udah ngebuktiin. Sekarang, ia udah jadi Data Analyst di Siloam Hospitals!

Di artikel ini, Pien akan berbagi pengalamannya sebagai alumni NJG dan mengupas tuntas rasa penasaran kamu tentang NJG!

Selamat membaca!


Kenalan yuk, sama Pien!

Halo! Aku Pien, alumni Full Stack Data Analytics (FSDA) Batch 2 dan Non-Job Guarantee.

Sekarang, aku bekerja sebagai Data Analyst di Siloam Hospitals, salah satu rumah sakit terbesar di Indonesia!

Sebagai Data Analyst, aku menjembatani antara user (dokter, perawat, maupun departemen lain) dengan developer supaya bisa develop feature yang sesuai dengan pain point user.

Tentunya, di sini aku juga mengekstrak dan analisis data-data yang dibutuhin untuk mendukung pembuatan feature tersebut.

Kenapa memilih untuk switch career ke Data Analyst?

Sebelum ikut FSDA RevoU, sebenernya aku udah tertarik ke Data Science.

Aku cari-cari info juga dari temen-temen yang udah berkarir di Data Science, ternyata mereka mulai dari Data Analytics (DA) dulu!

Bisa dibilang, tingkatannya itu Data Analytics, Data Engineering, lalu Data Science.

Selain itu, selama aku berkarir di bidang game development, aku merasa kurang perform dan lebih passionate di DA.

Meskipun emang belum bener-bener terjun ke DA, tapi aku pengen tau lebih lanjut tentang DA.

Harapannya sih, nanti bisa balik lagi ke game industry. Bisa kombinasiin skills selama kuliah dan DA dari RevoU maupun karir di DA.

Apa yang bikin kamu yakin untuk ambil FSDA RevoU?

#1 Udah cobain DA Mini Course

Untuk memperdalam skill DA, aku udah coba cari self-learning online course Data Analytics, salah satunya dari Youtube. Tapi karena pre-recording, jadi gak dapet feel-nya dan butuh mentor.

Pas aku cerita ke temanku, dia rekomendasiin aku untuk ikut Data Analytics Mini Course RevoU.

Awalnya sempet ragu sih.. Tapi pas dicoba, ternyata menarik!

Akhirnya coba kerjain assessment untuk fast track dan lolos dengan acceptance rate kurang dari 10%!

#2 Live Class & Fulltimer-friendly

Dengan live class, kelas jadi lebih terasa interaktif. Bisa dapet feedback langsung juga dari instructor!

Selain itu, jadwalnya di luar jam kerja (19.00-21.00 WIB), jadi cocok banget buat fulltimer!

#3 Kurikulumnya bagus dan di-deliver dengan rapi

Kurikulumnya di-pack dan di-deliver dengan rapi di tiap-tiap kelas. Antara modul yang satu dengan yang lain juga sync sampai akhir, jadi fundamental DA-nya makin terasah!

#4 Testimoni Alumni

Aku juga diyakinin sama testimoni para alumni, dimana selama di RevoU tuh gak akan ditinggal sendiri.

Ada Section Manager (SM), Team Lead (TL), Instructor, dan teman-teman di RevoU yang selalu bisa jadi support system!

Sempat ragu gak untuk ikut RevoU dengan biaya demikian?

Kalau soal biaya, untungnya ada Study Now Pay Later (SNPL) jadi gak ragu!

Sayangnya, waktu itu sebulan sebelum mulai kelas, ada masalah payment untuk SNPL, jadi pakai yang Deferred Payment.

Apa yang bikin kamu terus berjuang meskipun tanpa Job Guarantee?

Dari awal mutusin untuk ikut RevoU, udah ekspektasi dapet Job Guarantee dan skill boosting.

Tapi ternyata, realita berkata lain—aku gak dapet Job Guarantee (JG)!

Sempet kecewa sih, tapi diingetin lagi sama temanku..

“Kan tujuanmu sebenernya bukan JG juga, emang mau switch career ke data. Jadi, anggap aja JG ini hal yang udah lalu.

Sekarang fokus aja ke skill boosting dan switch career!”

Akhirnya aku ubah mindset aku yang tadinya RevoU bisa ngejaminin aku dapet kerja, diganti jadi RevoU bisa ngebimbing aku dapetin kerjaan yang aku impikan!

Aku juga selalu ingetin ke diri sendiri: ini emang gak akan mudah. Kalau capek di tengah jalan, dijalanin dulu aja. Jangan sampai nyerah!

Nyatanya, emang sempet struggle banget soal coding.

Tapi, teman-temanku, TL, dan Career Coach pun jadi support system selama di RevoU yang bikin aku berjuang dari awal sampai akhir!

Ceritain pengalaman berkesan selama di RevoU, dong!

#1 Mini Competitions

Ada mini competitions!

Mentimeter Quiz sebelum kelas supaya otak kita bisa warm up dulu, lalu ada Python Competition juga!

Groupku juga pernah menang Group Final Project dan di-feature di Journal RevoU!

(Baca analisis lengkap Group M di sini)

#2 Kebersamaan RevoU Community

Hal yang paling aku suka adalah kebersamaannya.

Dulu aku di Section Seoul yang udah terkenal bawel di manapun!

Selalu aktif di kelas, bahkan setelah lulus pun, kita ramein Slack RevoU Community. Kalau ada temen-temen yang hired, pasti selalu rame reactionnya!

Semua orangnya ramah-ramah, we help each other! Kita bisa diskusi bareng, main bareng. Kadang instructor pun kita ajakin main!

Kita juga sempat gathering offline setelah lulus. Cerita-cerita sekarang udah kerja apa, ada yang jadi TL, dan lain-lain.

Apa tantangan yang kamu hadapi selama belajar di RevoU?

#1 Time Management

Sebagai fulltimer, pastinya yang paling challenging tuh time management.

Biasanya kan kalau udah pulang kerja, kita bisa istirahat, siapin untuk besok kerja lagi..

Tapi, karena udah komitmen untuk belajar di RevoU, jadi punya sekitar 1-2 jam setelah pulang kerja untuk prepare for another productive thing—belajar!

#2 Commitment

Kita tuh harus komitmen, apalagi kalau pakai uang sendiri. 20 juta kan gak murah, ya!

Uang itu jadi investasi karir kita. Pokoknya, jangan sampai lengah dan nyerah!

Kedua hal ini harus di-overcome, karena di dunia pekerjaan pun, ini akan berguna banget!

Ceritain dong, gimana proses kamu dapat kerja yang sekarang?

Aku ikut yang 6 months program (RevoU Course + RevoU Next), dan mulai siapin semua asset (CV, Portofolio, dan LinkedIn) pas Career Support Class.

Beruntung banget, di RevoU Next ada Career Coach yang expert juga dan bisa bantu kita selama proses pencarian kerja!

Career Coach juga bisa ngubah mindset aku jadi lebih baik.

Dulu, kalau aku jawab pertanyaan pas interview, acak-acakan banget dan gak ada basenya.

Ketika aku cerita ke Career Coach, dia yang kasih tau aku kalau ternyata ada loh benang merah antara pengalaman kerjaku sebelumnya dan Data Analytics ini!

Salah satunya terkait user experience (UX) dan aku direkomendasiin untuk apply ke UX Analyst.

Surprisingly, di Siloam Hospitals pun, bisa dibilang aku termasuk UX Analyst, loh!

Kalau proses job seeking-ku untuk bisa di-hire di Siloam sebenarnya agak unik, karena user Data Analytics Siloam yang approach aku via LinkedIn.

Tip!

Di LinkedIn, aku buat Open to Work dan kasih tau posisi yang aku mau apply, Functional Analyst.

Saat aku kasih ke Career Coachku, katanya ini momen bagus karena profilku match dengan kebutuhan company!

Tips-tips praktis untuk yang cari kerja Data Analyst

#1 Networking sama RevoU Community

Apply lowongan-lowongan kerja yang di-share sama teman-teman maupun instructors di RevoU Community

#2 Improve terus CV, Portofolio, dan LinkedIn-mu

Tetap semangat cari kerja!

Sambil apply-apply, coba dimatengin dan diimprove lagi asset-nya. Mulai dari CV, portofolio, dan LinkedIn.

#3 Latihan technical skills

Pelajari ulang modul-modul yang di kelas maupun technical test yang udah pernah kamu dan teman-teman lalui!

#4 Latihan interview (HR dan user)

Kalau HR Interview, bisa latihan STAR Method juga untuk jawab pertanyaan HR!

Sedangkan User Interview, biasanya lebih ke fundamental:

  • Kenapa pakai query tersebut?
    Bisa jadi ada hubungannya dengan efficiency programming, gimana kita bisa gunain resource seminimum mungkin, tapi tetap dapet hasil yang maksimum.
  • Kenapa pakai data set tertentu?
    User mau tau proses analisis data kita dan pemahaman tentang bisnis. Jelasin secara terstruktur dan detil!
  • Bisa gak kamu pakai tools X? Bisa lakuin analisis Y?
    Hal ini untuk liat seberapa tanggapnya kita dalam melakukan sebuah pekerjaan!
  • Study case tentang problem di lingkungan kerja
    Misalnya, kamu punya client yang keras kepala, gimana kamu handlenya?

Dari cara jawab kita, user bisa menilai kira-kira gimana performa saat kita kerja.

Intinya, sebagai Data Analyst, hal paling fundamental yang dibutuhin adalah analisis data. Kalau tools, tiap company bisa beda-beda dan bisa dipelajari lagi.

Kamu bisa juga cek 3 Tips Lulus Interview sebagai Data Analis dari Mas Doni (Ex-Head of Data di Kitabisa.com) biar makin siap!

Hal yang didapat di RevoU yang dipakai di kerjaan sekarang?

#1 Understanding Business Problem

DA itu harus ngerti problem apa yang dihadapi bisnis, baik yang sedang dihadapi (existing) maupun yang akan ada (forecast) dan kasih solusi atas problem tersebut!

#2 Spreadsheet/Excel

Ilmu-ilmu spreadsheet yang paling kepakai tuh visualisasi data pakai chart.

#3 SQL

Walaupun SQL dan tools yang dipelajari di kelas sama di company beda, tapi fundamental query-nya udah aku pelajari di kelas.

Jadi tinggal diadaptasi aja dengan tools yang dipakai di company!

Setelah join RevoU, impact apa yang kamu rasain?

#1 Belajar data analytics fundamental hingga expert

Menurutku, kurikulum di RevoU ini cocok banget buat beginner level yang gak punya background IT juga tetep bisa ikutin, sampai yang mau upskill!

RevoU ngajarin dari basic banget, jadi buat aku yang mau skill boost dan switch career pun tetep bisa ikutin dengan baik.

Bahkan, kebanyakan teman-temanku di Section Seoul gak punya background IT dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Beberapa udah berhasil switch career juga!

#2 Assignment-nya berguna untuk interview dan kerja

Ketiga assignment RevoU (Foundation, Intermediate, Advanced) itu bisa banget dipakai untuk technical test dan kerja.

Foundation: Membuat kita kuat di fundamental

Intermediate: Membiasakan kita menggunakan tools

Advanced: Bisa dipakai untuk latihan technical test dan real case di kerja

Beberapa technical test yang pernah aku lalui itu mirip banget sama Advanced Assignmentnya RevoU, khususnya tech start up!

#3 Sukses switch career

Dari 6 months programnya RevoU, aku bersyukur banget ada RevoU Next karena aku Jobseeker juga.

Jadi bisa lebih dipersiapin dari sisi CV, portofolio, LinkedIn, maupun interview.

Labs juga kepakai banget buat nambahin portofolio dan LinkedIn!

Case-case yang dianalisis selama Labs bikin aku jadi bisa tau company sekarang kebutuhannya seperti apa. Bahkan, bisa dipakai juga untuk user interview.

Pesan untuk teman-teman yang Non-Job Guarantee juga?

Buat temen-temen yang gak dapet Job Guarantee kayak aku juga, gak perlu takut gak dapet kerja, ya!

Di RevoU Career Support tuh ada Job Hunting Workshop tiap Sabtu. Di sini akan ada berbagai macam kelas: Motivation & Inspiration, Application & Networking, HR Interview, User Interview, dan akan dikasih tau juga tentang hiring partners.

Selain itu, ada Job Recommendation juga dimana RevoU akan cocokin profile kita dengan profile dan kebutuhan company!

Selama belajar juga aktiflah di kelas dan kerjain tugas sebaik mungkin. Pahami materi-materi yang ada di kelas.

Ini bisa jadi opportunity juga buat kalian! Bisa direkomendasiin jadi TL ataupun lowongan kerja lainnya.

Intinya, jangan berkecil hati kalau gak dapet Job Guarantee.

Kesempatan dapet kerja masih terbuka lebar kok, asal berusaha dengan maksimal!

Mau dapet kerja sebagai Data Analyst?

Di RevoU, ada Career Support dengan 1-on-1 career coaching dan rekomendasi ke hiring partners yang bisa membantumu berkarir sebagai Data Analis.

Terlepas kamu mendapatkan Job Guarantee atau gak!

Kamu juga bisa belajar dasar Data Analytics dan mendapatkan case study interview Data Analytics selama dua minggu secara gratis di RevoU Data Analytics Mini Course (MC)!

Mau tau lebih lanjut?

Cek materi-materi yang bisa kamu dapetin di sini!

Kalau masih bingung, kamu bisa tanya-tanya ke Admin RevoU via DM Instagram juga ya!

Cerita Alumni

Ervina Desiviola

Ervina is a Content Writer Executive at RevoU. She loves to share some stories through writings. Drowning in thousands of books by developing Fierofea Books (NGO for book donations in Indonesia)!